Lampung, 2025 — Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Lampung melaksanakan kegiatan benchmarking ke Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) pada tahun 2025 sebagai upaya peningkatan dan penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di lingkungan UNU Lampung.
Kegiatan benchmarking ini bertujuan untuk mempelajari praktik baik (best practices) pengelolaan penjaminan mutu yang telah diterapkan oleh LPM UAP, khususnya dalam penyusunan dokumen SPMI, pelaksanaan siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan), serta strategi pendampingan mutu di tingkat fakultas dan program studi.
Rombongan LPM UNU Lampung disambut secara resmi oleh pimpinan UAP dan tim LPM UAP. Dalam sesi diskusi, kedua belah pihak saling berbagi pengalaman terkait tata kelola penjaminan mutu, pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI), kesiapan akreditasi program studi dan institusi, serta integrasi kebijakan SPMI dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) dan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
Kepala LPM UNU Lampung menyampaikan bahwa kegiatan benchmarking ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan. “Melalui benchmarking ini, kami berharap dapat mengadopsi dan menyesuaikan praktik-praktik unggul dari LPM UAP guna memperkuat implementasi SPMI di UNU Lampung,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan LPM UAP menyambut baik kunjungan tersebut dan berharap kerja sama antar perguruan tinggi dapat terus ditingkatkan, khususnya dalam pengembangan sistem penjaminan mutu dan peningkatan kualitas tridarma perguruan tinggi.
Hasil dari kegiatan benchmarking ini akan ditindaklanjuti oleh LPM UNU Lampung melalui penyusunan rencana tindak lanjut (RTL), penguatan dokumen mutu, serta peningkatan kapasitas unit penjaminan mutu di tingkat fakultas dan program studi. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi nyata dalam peningkatan mutu akademik dan tata kelola institusi UNU Lampung secara berkelanjutan.
